Cara Mengatur Keuangan Pribadi Bagi Remaja

Halo! Salam kenal. Saya disini mau berbagi pengalaman ke kalian semua tentang cara mengatur keuangan pribadi saya. Jujur saja selama masa SMA dan perkuliahan saya sangat “parah” dalam mengatur keuangan pribadi, yah asal pengeluaran saya tidak lebih besar dari pemasukan saya tidak masalah pikir saya saat itu. Karena saya masih belum punya penghasilan jadi ya asal tidak ada hutang kan ga ada masalah ya.

Tapi gengs pemikiran yang kek gini nih harus dibakar kalo masih ada dipikiran kalian semua. Karena jika kita dapat mengatur keuangan pribadi kita dengan baik bukan hanya kita dapat berhemat tapi kita juga dapat mendapat  passive income dari uang kita tersebut. Gimana caranya? hayuk kita simak sama-sama.


(Source: google)

1.       Buatlah Rencana Anggaran Bulanan
Cara mengatur keuangan yang baik ya memang hanya sebatas pengeluaran tidak boleh lebih besar dari pemasukan. Tapi, gimana caranya sob agar pengeluaran kita per bulannya dapat ditekan seminimal mungkin. Caranya adalah membuat rencana anggaran bulanan. Apa itu rencana anggaran bulanan? Lebih gampangnya uang kalian perbulannya mau dibuat apa aja sob.

Ada beberapa teori tentang rencana anggaran bulanan ini sob salah duanya yaitu prinsip 50,30,20 dan juga prinsip 10,20,30,40. Apasih prinsip 50,30,20 dan 60,20,20 ini? Jadi, prinsip 50,30,20 adalah membagi 50% pendapatan kalian untuk keperluan pokok atau rutin, 30% untuk tabungan atau investasi, dan 20% sisanya untuk hiburan. Sedangkan prinsip 60,20,20 adalah membagi 60% penghasilan kalian untuk keperluan pokok atau rutin, 20% untuk tabungan atau investasi, dan 20% sisanya untuk hiburan.

Angka ini bisa saja berbeda-beda sesuai dengan keadaan kalian sob, tapi perlu diingat saran saya kalian harus menimal 20% dari pendapatan kalian untuk tabungan karna dalam keadaan tertentu tabungan ini dapat digunakan sebagai dana darurat kalian sob.

(Source: google)


2.       Buatlah Rincian Pengeluaran Harian
Memang sih ini kedengerannya agak ribet tapi yakin lah sob, hal ini dapat sangat membantu kalian untuk mengecek kemana semua uang kalian itu perginya hehehe. 

Kalau saya pribadi membuat rincian pengeluaran harian ini dengan aplikasi google sheet selain dapat dibuka dari web aplikasi ini juga ada di playstore. Jadi, kalian hanya tinggal membuat tabel pada google sheet tersebut berupa rincian sederhana seperti kolom tanggal, jumlah dan rincian pemasukan, jumlah dan rincian pengeluaran serta saldo kalian sob. Jadi, jika pengeluaran kalian telah mendekati batas dari rencana anggaran yang telah kalian buat, kalian bisa sedikit “ngerem” lah ya.

(Source: google)

3.       Kenali Kebutuhan dan Keinginan
Terdengar simpel tapi agak sedikit godaan disini, misal kebutuhan kita adalah makanan kita bisa aja pergi ke warteg dan kebutuhan kita telah tercapai atau kita bisa saja tergoda dengan diskon menggiurkan dari aplikasi pesan antar makanan yang kita anggap lebih hemat padahal sebenarnya kita sudah bisa dapat 2 bungkus nasi padang dengan lauk ayam bakar sob. Jadi, kalian harus lebih mengenal lebih dalam perbedaan antara kebutuhan dan keinginan ini sob.

(Source: google)


4.       Mulai Menabung atau Menginvestasikan Pendapatan
Sesuai dengan rencana anggaran kita di awal tadi sob. Sebaiknya kita sisihkan 20% dari pendapatan kita untuk tabungan. Hal ini menjadi penting karena selain untuk menyiapkan dana untuk masa depan tabungan anda juga bisa kalian gunakan sebagai dana darurat sob, sekali lagi hanya sebagai dana darurat jangan untuk foya-foya apalagi mabok, kupukul pala kelen satu-satu. “Gimana cara kita menabung atau menyisihkan uang kita kan pemasukan kita cuman pemasukan dari ortu bang?” mungkin ini adalah pertanyaan kalian semua kan? Jawabnya mudah kita mudah aja menabung dengan cara tradisional seperti nyelengin uang kita atau jika kalian mau sedikit usaha dan gamau nyimpen uang dala bentuk cash karena takut hilang kalian bisa buat rekening spesial buat tabungan kalian. 

Adalagi nih sob saran paling ajib dari ane, yaitu investasi. Yoi, investasi tapi hasilnya tentu ga bisa dinikmati dengan cepat sob karena semua itu perlu waktu. Mau punya duit cepet ya kelen ngepet aja sana. Investasi bagi kalian para remaja khususnya yang hanya mengandalkan uang transferan dari ortu sebaiknya kalian inves ke bentuk yang murah, mudah didapat dan bentuknya likuid. Likuid ini maksudnya adalah gampang ditunaikan jadi sewaktu-waktu kalian perlu uang bisa dicairin sob. Ada beberapa investasi yang amanuntuk kelen ini sob, antara lain;
(Source: google)

Pertama, emas, emas adalah instrument investasi yang dibilang cukup aman dan gampang diperoleh dan mudah dicairinnya sob, apalagi emas harganya relative stabil dan cenderung naik. Saya kasih gambaran aja ni pada tahun 2017 harga emas per gramnya itu 500 ribuan sob dan sekarang itu harganya sudah 700 ribuan. Menarik bukan? Apalagi sekarang kalian bisa nabung emas lebih mudah karena banyak aplikasi online untuk nabung emas ini salah satunya dari tokopedia. Dan harga pembelian awalnya itu bisa dengan harga 500 rupiah aja sob, iya cuman gopek. Untuk bahasan menabung emas secara online ini akan dibahas lebih lanjut dalam artikel selanjutnya.
(Source: google)
Kedua, reksadana, reksadana itu apasih? Reksadana adalah instrument investasi yang mgumpulin uang dari masyarakat untuk dikelola oleh manajer investasi. 

Reksadana sendiri ada beberapa macamnya sob. Ada reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran dan reksadana saham. Untuk lebih jelasnya akan saya jabarkan dalam artikel berikutnya. Reksadana sendiri juga ada aplikasi onlinenya sob yaitu bareksa dan bibit. Di aplikasi bareksa ini juga kalian bisa melakukan simulasi investasi untuk mengetahui berapa total tabungan dan pendapatan kalian dalam nominal dan jangka waktu tertentu sob.
Jadi, ayo mulai investasi!


(Source: google)


5.       Hindari Hutang dan Memberi Hutang
Hutang adalah momok bagi sebagian anak muda tapi jika kalia berhutang untuk menanam modal untuk usaha dan kalian yakin usaha kalian akan lancar ya gapapa. Tapi, jika kalian ragu sebaiknya jauhi hutang dan memberi hutang. Karena selainn masalah asmara, hutang juga dapat menjadi perkara timbulnya perpecahan dalam ikatan social yang telah terjalin lama. Kalian gamau tentunya kan dijauhi karena berhutang atau memberikan hutang. Ehh kalo berhutang ga mungkin dijauhi deng, malah kalian akan dikejar-kejar terus tuh, hehehe.

Mungkin segitu aja cara mengelola keuangan pribadi bagi remaja dari saya, intinya kita harus disiplin mengenai masalah keuangan kita sendiri, karena kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak dari sekarang kapan lagi, kalau bukan dari sini dari mana lagi dan banyak kalua-kalau lainnya. Sekian dari saya, silahkan tinggalkan pesan dan komentarnya karena kita disini untuk saling berbagi informasi.
Terima kasih.

0 Komentar untuk "Cara Mengatur Keuangan Pribadi Bagi Remaja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel