Yakin Masih Nggak Cinta Sama Indonesia?

Ayo Cinta Bangsa Indonesia


Disclaimer: Artikel ini dibuat bukan untuk menggurui. Tetapi dibuat dengan tujuan untuk mengajak kita semua lebih menjaga bangsa Indonesia.

Semua ini berawal dari rasa heranku terhadap Indonesia. Negara yang katanya kaya akan sumber daya alam dan manusianya.

Aku heran. Katanya Indonesia itu tanah surga. Semua bisa tumbuh subur di Indonesia. Negara dengan kekayaan alam yang sangat melimpah. Tapi kenapa masih banyak orang kelaparan? Masih banyak orang miskin? Masih banyak orang yang kerja seharian hanya untuk mencari sesuap nasi?

Aku heran. Katanya Indonesia negara yang ramah, sopan dan toleran. Lantas kenapa hanya karena berbeda pilihan kita saling bermusuhan? Hanya karena berbeda anutan kita saling bertengkar? Hanya karena berbeda suku, ras, dan agama kita saling mendendam? Bukankah sila ketiga sudah bilang kalau kita harus menjunjung tinggi kesatuan?

Aku heran. Katanya sebagai manusia kita harus saling mengasihi sesama Lantas, kenapa masih ada kasus saling bunuh membunuh? 

Aku heran. Katanya salah satu nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia adalah keadilan. Lantas kenapa masih banyak orang yang mengadu domba hanya untuk sebuah kekuasaan? Kenapa masih banyak orang yang hanya memikirkan perutnya sendiri? Kenapa penegakan hukum masih tumpul ke atas dan tajam ke bawah? 

***

Dan masih banyak keherananku terhadap bangsa ini. Tetapi tak lebih banyak dari rasa kekagumanku terhadap Indonesia. Karena aku masih yakin, semua keherananku terhadap hal di atas, hanya dilakukan oleh segelintir oknum dan kelompok saja. Mereka yang "sok cinta" terhadap Indonesia.

Indonesia terlalu sayang untuk tidak kita cintai. Hampir setiap negara iri melihat kelimpahan yang kita punya. 

Ibaratnya kita negara serba ada. 

Pasti kalian masih ingat tentang sejarah penjajahan di Indonesia. Coba, apa sebab mereka menjajah kita? Betul. Semua itu karena kekayaan yang kita punyai (spesifik: rempah-rempah).

Tetapi, semakin ke sini kekayaan alam kita semakin berkurang. 

Sudah berapa banyak hutan kita yang lenyap karena ulah manusia? Sudah berapa banyak hewan endemik hampir punah akibat ulah manusia? Sudah berapa juta liter air tercemar karena ulah manusia? Dan masih banyak lagi sumber daya alam Indonesia yang berkurang karena ulah manusianya.

Bicara soal berapa kekayaan Indonesia saat ini menurutku sudah nggak bijak lagi. Yang menjadi penting saat ini adalah bagaimana caranya supaya kekayaan alam yang kita punya sekarang ini tidak semakin berkurang atau bahkan lenyap. 

Negeri ini butuh jutaan tindakan nyata dari para rakyatnya. Sebagai generasi muda ayo kita tunjukan kalau kita mampu mengemban amanah sesepuh bangsa untuk menjaga negeri ini. 

Ingat, listrik itu terbatas. Gunakan listrik dengan bijak.
Ingat, pohon itu terbatas. Gunakan produknya dengan bijak.
Ingat, bumi itu nggak doyan plastik. Buanglah plastik pada tempatnya.

Masih banyak kegiatan kontruktif lain yang bisa kita semua lakukan untuk terus menjaga bangsa Indonesia. 

Semua itu berasal dari diri masing-masing. Ayo jangan tunggu bangsa ini hancur.

Kalau bukan KITA, siapa lagi?

5 Komentar untuk "Yakin Masih Nggak Cinta Sama Indonesia?"

  1. kita sendiri yang harus merawat negeri ini , karena kita adalah putra bangsa, mengenai alam tentunya butuh waktu untuk membuat perubahan, dan seksrang udah mulai ada gerakan-gerakan untuk cinta lingkungan, terutama terkait sampah plastik yang merajalela. mulailah dengan membawa botol kinum sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget mas. Dan aku rasa pemerintah juga harus memberi dukungan yang lebih masif terhadap kegiatan-kegiatan yang seperti itu.

      Hapus
  2. Ayo para penerus bangsa. Mana suaranya.

    BalasHapus
  3. sebagai generasi penerus, seharusnya kita lebih memiliki kecintaan terhadap bagsa sendiri. karena dengan begitu, akan menjadi sebuah kemustahilan untuk kita sebagai generasi penerus untuk tidak peduli terhadap keberlangsungan bagsa Indonesia.....

    Untuk mempertahankan rasa cinta itu sendiri, saya sempet menulis artikel dengan judul jangan pernah berhenti mencintai Indonesia... :D

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel