Menikmati Hidup yang Penuh Rasa-Rasa

Cara Menikmati Hidup
(Source: Google)


Pulang kerja emang paling enak langsung tidur. Tubuh dan pikiran yang capek ditambah hati yang terus-terusan gundah gulana emang perpaduan yang pas buat penghantar tidur pulas.

Tetapi ada yang berbeda dengan hari ini. Aku tidak langsung tidur pulas, melainkan mandi dan makan dulu~

Eh bukan itu maksudnya. Perkataan rekan kerjaku tadi sore membuatku melamun semalaman. Penasaran apa yang dia katakan? Cek setelah pesan-pesan berikut~

Waktu itu, sebenarnya sudah jam pulang kantor. Karena saya termasuk pegawai teladan, maka saya tidak boleh terlambat untuk pulang kantor :D

Di saat semua udah siap-siap pulang, ternyata rekanku ini malah masih asyik main game.

"Ayo bang balik, udah jam segini"

"Ah aku ntar lah, mau menikmati hidup"

Pikiran pertama yang muncul from my ndas yaitu gumun. Lha mending bali omah, terus istirahat kan lewih nikmat daripada nang kantor.

"Ya udah bang, aku duluan ya"

"Oh iya sana losss"

***
Setiap orang punya caranya sendiri untuk menikmati hidup. Hidup yang penuh rasa memang lebih baik dinikmati daripada dihindari. Ibaratkan semua rasa dalam hidup ini seperti sebuah suplemen. Semakin kita makan banyak suplemen, semakin kuat tubuh kita. Bener ye kan?

Maka ketika rasa sedih datang, jangan dihindari. Nikmati kesedihan, ambil pelajarannya. Ketika rasa senang datang, jangan dihindari (ya kali rasa seneng kok dihindari). Ketika kecewa, khawatir, bimbang dan perasaan lainnya muncul dan menyerang kita, jangan dihindari. Just enjoy it.

Dengan menikmati semua rasa, gue kira kita akan lebih menghargai kehidupan. Lebih mensyukuri dinamika hidup yang selalu tarik-menarik mendewasakan kita.

Saat menghadapi konflik atau permasalahan. Percayalah bahwa mendoan Cilacap itu enak. Lah kok gak nyambung~

Percayalah kalau konflik diciptakan Tuhan sebagai media belajar manusia. Di setiap konflik yang Tuhan adakan, ada pelajaran yang akan semakin melengkapi diri kita sebagai manusia.

Memang tidak mudah untuk menikmati semua rasa yang ada. Tetapi gue pikir kalau tidak bisa menikmati semua itu, sama saja dengan hidup kita gersang.

Setiap orang punya cara sendiri untuk menikmati kehidupan. Ada yang kalau lagi stres dia makan cilok biar tenang. Ada yang kalau lagi stres dia lari biar plong (contohnya gue, yang selalu berlari-larian di pikiranmu eakkkk)~

Lakukanlah yang kita suka, asalkan tidak sesuka wudhelnya sendiri. Yang dirasa bisa membuatmu nyaman dan bahagia, just do it (semoga nike melirik, dan ngendorse blog gue ini :D).

Mungkin gini aja celotehan gue kali ini. Semoga kalian nggak bosen-bosen buat ngebaca celotehan gue selanjutnya. See you and keep thinking.

6 Komentar untuk "Menikmati Hidup yang Penuh Rasa-Rasa"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel